Kamis, 08 Oktober 2015

Retret 2015



         Halo teman-teman.  Kali ini, gw bakal cerita tentang retret SMA Santa Ursula 2015.


Tanggal 5 sampai 7 Oktober 2015, sekolahku mengadakan retret.  Aku dan teman-temanku mengikuti retret di Rumah Retret Puri Asih, Bogor.  Tempat retretnya bersih dan bagus.  Aku pun menjadi semangat untuk mengikuti retret ini.  Semua kegiatan juga tepat waktu sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat.

Nah, ini bonus foto Rumah Retret Puri Asih... bersih kan tempatnya?



Retret ini bertemakan “The World I have is in God”, berjalan bersama Tuhan dalam memillih pilihan hidup di masa depan.  Tema retret tersebut diambil dari Markus 8:36-37.  Selama retret, banyak pertanyaan-pertanyaan sederhana yang sulit untuk dijawab.  Salah satunya adalah apa yang menjadi mutiara terindah atau harta yang terpenting dalam hidup kita berdasarkan landasan tema retret ini.

Bagian retret yang paling berkesan bagi diriku adalah saat sharing bersama.  Di momen itu, kami sekelas diminta untuk membagikan cerita tentang ketakutan apa saja yang dialami dalam hidup, tantangan eksternal yang ada dalam hidup, dan juga seberapa dekatkah kami masing-masing dengan Tuhan.  Aku mendengar cerita-cerita teman-temanku.  Aku pun juga ikut bercerita ketika tiba giliranku.  

Seusai bercerita, aku mulai berpikir.  Aku harus bisa menghadapi semua ketakutanku itu.  Tapi tetap saja, semua itu tidak terjawab hingga keesokan harinya.  Lalu, saat sesi terakhir retret sebelum kami pulang kembali ke Jakarta, kak Ollyn selaku pembimbing retret kami, menjelaskan banyak hal yang membuat aku mulai sadar. 

Mengapa aku harus takut akan suatu hal yang belum pernah terjadi?

Iya ya.  Selama ini aku terlalu bodoh.  Seharusnya aku yakin dan optimis.  Lalu, akupun mulai mengubah pikiranku.  Bagaimana caranya agar aku bisa menggapai impianku itu?  Tentu saja, aku harus bekerja keras dan tetap tidak boleh meninggalkan Tuhan.  Aku percaya akan Tuhan yang selalu melindungiku dari bahaya dan juga selalu membimbingku untuk melakukan sesuatu yang benar.  Aku juga percaya bahwa Tuhan tidak akan menjerumuskanku.

Dari retret ini, aku juga disadarkan akan betapa pentingnya Perayaan Ekaristi.  Aku bukan anak yang sangat religius.  Aku juga jarang ke gereja karena terlalu sibuk dengan sekolah.  Kami sekeluarga juga lebih sering datang terlambat ketika pergi ke gereja dan tidak mengikuti Perayaan Ekaristi sampai selesai.  Tapi, dari film yang ditampilkan oleh kak Ollyn, aku baru menyadari makna dari Perayaan Ekaristi itu.  Lalu, ketika pulang retret dan sampai ke rumah, aku langsung menceritakan hal tersebut kepada ayah dan ibuku.  Aku berharap mereka juga mulai sadar akan betapa berharganya dan betapa indahnya sebuah Perayaan Ekaristi.  Aku juga berharap mulai sekarang keluarga kami bisa lebih sering ke gereja walaupun waktu bersama yang kami miliki hanyalah sedikit dan kami bisa lebih mendekatkan diri pada Tuhan.

Aku sangat senang.  Retret ini adalah retret pertama yang bisa menyadarkanku akan banyak hal yang belum kuketahui sebelumnya.  Biasanya, aku tidak pernah mendapatkan sesuatu yang berarti dari retret-retret yang sudah pernah aku ikuti.  Ini merupakan sebuah kenangan indah dalam hidupku.  Aku harap semoga hidupku di masa depan bisa lebih baik lagi.  Aku juga berharap, teman-temanku juga bisa meraih impiannya masing-masing di masa depan nanti.  Tuhan memberkati.

- Angela-

Rabu, 23 September 2015

BTA (Belajar Tiada Akhir)


Hidup itu tak lepas dari belajar, belajar, dan belajar. Kita pasti punya impian masing-masing.  Tapi, jika impian itu sudah tercapai, apakah kita akan cepat berpuas diri? Berpuas diri berbeda dengan bersyukur pada Tuhan. Dalam hidup, kita seharusnya tidak boleh cepat berpuas diri, karena sikap itulah yang bisa membuat kita menjadi sombong dan tidak mau melihat usaha orang lain.  Hidup cuma sekali, oleh karena itu, jangan pernah menyia-nyiakan hidup kita...



Setiap hari Minggu jam 06.45 sampai dengan 12.00, sudah menjadi rutinitas gw untuk pergi ke BTA 8 (di daerah Tebet). Untuk apa gw pergi kesana? Semuanya demi tercapainya impian gw. Sampai sekarang ini, gw pengen banget masuk ke jurusan Teknik Perminyakan ITB. Oleh karena itu, agar cita-cita gw tercapai, gw harus bekerja keras. Makanya gw ikut BTA ini untuk membantu gw belajar demi masuk PTN.

BTA sendiri merupakan singkatan dari Bimbingan Tes Alumni. BTA didirikan untuk membantu para anak-anak kelas 12 SMA yang mau masuk ke PTN. Di BTA, kita diajarin berbagai macam hal yang mungkin kurang dibahas detail di sekolah.  Mereka juga mengajari berbagai macam trik dalam mengerjakan soal SBMPTN yang sulit itu.  Di BTA yang sesi Minggu Pagi, anak-anak IPA dibagi menjadi 12 kelas, dari A sampai L. Satu kelas isinya kira-kira 30 anak dari sekolah-sekolah yang berbeda.

Guru-guru BTA juga masih muda-muda. Biasanya mereka pake mahasiswa untuk ngajar kita.  Contohnya aja, guru biologi gw itu mahasiswa FKUI. Terus guru fisika gw anak Teknik Industri UI. Guru-guru lainnya juga banyak yang masih mahasiswa. Karena perbedaan umurnya juga ga terlalu jauh, cara ngajar mereka juga asik, kayak diajarin temen gitu. Jadinya kita bisa memahami 1 bab dalam waktu satu setengah jam saja.


Nah, ini nih suasana belajar di BTA...



Kegiatan pembelajaran kita dibagi menjadi 3 sesi yang setiap sesinya berdurasi satu setengah jam. Pagi hari, ada 2 sesi, lalu istirahat jam 10.00 sampai 10.30, lalu lanjut 1 sesi lagi.  Saat istirahat, tentu saja kantin BTA akan diserbu anak-anak. Tapi tenang saja, BTA 8 ini tempatnya sangat strategis, karena dikelilingi oleh banyak minimarket dan juga tempat-tempat makan.  Jika kita keluar dari BTA 8, sebelah kanan ada Alfamart, lalu di seberang ada Indomaret yang bersebelahan pula dengan Seven Eleven, dan jika kita jalan kaki sedikit lagi, kita akan menemukan KFC. Pokoknya strategis banget deh.  
Laper? Tinggal pilih mau kemana... hahaha

Nah, gw seneng loh ikut BTA ini. Meskipun gw jadi ga punya hari libur lagi (karena harus sekolah 7 hari dalam seminggu), gw tetep seneng. Di BTA, tentunya kita akan bertemu dengan teman-teman baru yang ga kalah serunya kalo dibandingin sama teman-teman di sekolah. Contohnya, di kelas gw, kelas A, selain anak Sanur ada juga anak CC, Sanur BSD, SMAK 1, SMAK 5, SMAK 7, N 8, N 1, dan masih banyak lagi. Mereka semua pastinya adalah teman-teman seperjuangan yang juga mengincar PTN. Jadinya, kita juga bisa saling share pelajaran soalnya kan ada yang berbeda kurikulumnya. Selain pelajaran, kita juga bisa share pengalaman.

Oh iya, ada juga temen gw yang sekelas di sekolah maupun di BTA juga. Siapa lagi kalau bukan Indy... Jadi gw ketemu Indy 7 hari dalam seminggu di kelas yang sama. Hahaha... Hmm, Indy juga punya blog loh, klik aja di callainus.weebly.com.

BTA juga ngadain psikotes untuk mengukur bakat dan minat kita berdasarkan kepribadian kita.  Psikotesnya itu diadakan di Universitas Indonesia (UI) yaitu pada tanggal 11 Oktober 2015.  Nah, pas psikotes, kita dikasih banyak banget soal-soal yang bisa mengukur kepribadian kita. Nanti semua yang kita kerjakan akan di cek oleh psikolog lalu kita tinggal menunggu hasilnya deh...

Gw bersama teman-teman gw berangkat ke Universitas Indonesia dengan kereta.  Kami berangkat mulai pukul 06.00 pagi.  Untung saja, kami langsung dapet kereta.  Kira-kira setengah jam kemudian, kami sudah sampai di Depok.  Sebelum masuk ke kelas, kami harus mencari dahulu kami berada di gedung yang mana.  Karena yang mengikuti psikotes itu sangat banyak, kami jadi terpisah-pisah kelasnya. 


Nah inilah suasana kelas saat psikotes di UI

Mengikuti psikotes itu begitu melelahkan.  Energi benar-benar terkuras habis. Psikotesnya dimulai dari jam 08.30 sampai jam 15.00.  Lama banget kan...  Seusai mengikuti psikotes, kami pulang ke Jakarta.  Tak lupa kami juga berfoto di depan patung logo Universitas Indonesia. Lumayan, buat kenang-kenangan :)


Dari kiri:  Nicolas, Gilbert, Andre, Gw :)


Begitulah cerita gw tentang BTA alias Belajar Tiada Akhir. Ya memang belajar tidak akan pernah berakhir. Sebagai manusia biasa, kita harus tetap belajar dalam kehidupan ini.
Sekian dan terima kasih telah membaca... ^_^

Xoxo, 

Angela


Jumat, 18 September 2015

Pak Hari namanya...


Tamarin, Angela, Pak Hari

Nama lengkapnya Antonius Hari Susilo.  Biasa dipanggil Pak Hari.  Beliau lahir pada tanggal 19 Oktober 1964.  Pak Hari adalah seorang guru SMA Santa Ursula yang mengajar sejak tanggal 8 Februari 1988 (kira-kira 10 tahun sebelum gw lahir...).  Selama  kira-kira 27 tahun lamanya mengajar di Sanur, Pak Hari sudah pernah mengajarkan mata pelajaran geografi, antariksa, sejarah, tata negara, sosiologi, kapita selekta, dan juga IPS terpadu.  Beliau sangat senang sekali membaca buku, buku favoritnya adalah buku-buku yang bercerita tentang cowboy.  Beliau juga suka menonton film-film detektif yang seru.

Penggemar makanan risol ini memiliki motto hidup;

"Belajar sejarah itu penting, tapi yang lebih penting lagi adalah membuat sejarah dalam hidup kita"

Jadi intinya, kita harus bisa membuat perubahan-perubahan besar yang baik bagi lingkungan kita masing-masing.  Itu semua karena Tuhan pasti punya tujuan dan maksud tertentu dalam mengutus kita di dalam dunia ini.  Oleh karena itu, dalam setiap kerja keras yang dilakukan Pak Hari, beliau selalu berusaha menunjukkan komitmen dan integritasnya.

Jenderal Benny Moerdani
Sumber : https://id.wikipedia.org/
Sebagai manusia, tentu saja pasti punya seseorang yang sangat menginspirasi hidup. Idola Pak Hari adalah Jenderal Benny Moerdani.  Ada yang tahu siapakah Jenderal Moerdani itu? Jenderal Benny Moerdani adalah seorang perwira TNI beragama Katolik yang banyak berkecimpung di dunia intelijen.  Jenderal Moerdani merupakan perwira yang ikut terjun langsung di operasi militer dalam penanganan pembajakan pesawat Garuda Indonesia tanggal 28 Maret 1981 di Thailand.  Peristiwa pembajakan pesawat ini kemudian dicatat sebagai peristiwa pembajakan pesawat pertama di Indonesia.  Selain sebagai Panglima ABRI, Jenderal Moerdani pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan Indonesia periode 1988-1993 dibawah pemerintahan Presiden Soeharto.
Oleh karena itu, tak heran jika Pak Hari menyukai warna merah.  Warna merah melambangkan keberanian, perjuangan, kerja keras, kekuatan mencapai cita-cita, dan juga penuh semangat.  Pantas saja, Pak Hari selalu semangat dan tidak pernah mengeluh dalam melakukan tugasnya.

Sebagai guru yang sudah lama mengajar di Sanur, harapan Pak Hari adalah supaya anak-anak Sanur bisa menjadi pintar dan bermanfaat bagi masyarakat.  Kesannya selama mengajar sih biasa saja.  Tapi beliau sangat senang ketika program yang disusun bersama dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Nah, itulah cerita tentang Pak Hari... Terima kasih ^_^

Xoxo,

Angela

Kamis, 17 September 2015

Roti Berbahaya?



Siapa yang suka makan roti?  Taukah kalian kalau roti itu ternyata berbahaya?



Roti tidak jarang ditemukan di Indonesia.  Bisa dibilang, roti merupakan makanan pokok kedua setelah nasi bagi orang-orang Indonesia.  Tapi, tahukah kalian semua bahwa mengonsumsi roti terlalu sering dapat mengakibatkan berbagai dampak negatif?

Ide untuk meneliti roti dimulai sejak Bu Patty (guru biologi kami) menjelaskan tentang teknologi pangan.  Beliau meminta kami, anak IPA kelas 12 untuk meneliti berbagai makanan yang ternyata berbahaya untuk dikonsumsi.  Tentu saja makanan-makanan instan yang sangat mudah untuk didapatkan pasti berbahaya untuk dikonsumsi.  Oleh karena itu, terlintas di otak gw untuk meneliti roti yang sering dikonsumsi oleh orang-orang Indonesia, apakah berbahaya atau tidak?

Okayy, jadi sampel gw adalah roti tawar putih (bukan roti gandum yaa).  Lalu, gw research berbagai komposisinya dan juga proses pembuatannya.  Komposisi roti tawar antara lain tepung terigu, air, gula pasir, lemah reroti, ragi, garam, susu, pengemulsi nabati, dan pengawet kalsium propionat.  Tepung terigu di Indonesia ternyata sudah mengalami bleaching alias pemutihan.  Oleh karena itulah, roti tawarnya bisa berwarna putih.  Tentu saja zat warna putih ini berbahaya bagi tubuh.  Tepung jika dikonsumsi akan memberatkan fungsi cerna karena sulit sekali untuk diurai dan dipecah.  Tepung dalam jumlah yang sedikit saja membutuhkan minimal tiga kali siklus metabolisme untuk mencernanya.  Jika tepung terakumulasi dalam jumlah yang banyak di dalam tubuh, dapat menyebabkan vili (jonjot-jonjot) usus mengalami kerusakan.  Bila vili usus rusak, penyerapan nutrisi akan mengalami gangguan yang parah.

Berbeda dengan roti gandum yang mengandung banyak serat, roti tawar putih sudah kehilangan sebagian besar seratnya saat proses pembuatannya.  Nutrisi yang terkandung didalamnya juga sudah banyak yang hilang.  Nutrisi yang hilang antara lain vitamin B6, asam folat, seng, dan juga kronium.  Roti tawar putih juga tidak mengandung enzim apapun yang dibutuhkan pankreas untuk memecah lemak, protein, dan juga karbohidrat.

Kandungan gula dan garam yang terdapat pada roti tawar jika masuk ke dalam tubuh dapat mengganggu kinerja jantung dalam memompa darah.  Bila berkelanjutan, akan menyebabkan penyakit gagal jantung.  Efek sampingnya antara lain menyebabkan diabetes dan juga penyakit stroke.  Efek akhirnya yaitu dapat menyebabkan kematian secara diam-diam.


Sumber gambar : http://3.bp.blogspot.com/

Roti tawar juga diberi pengawet agar dapat bertahan lama.  Seperti yang sudah disebutkan tadi, pengawet roti tawar contohnya adalah kalsium propionat.  Kalsium propionat merupakan salah satu senyawa golongan asam propionat yang dapat mencegah tumbuhnya jamur/kapang.  Struktur kalsium propionat ini terdiri dari tiga atom karbon yang tidak dapat dimetabolisasi oleh mikroba.  Tetapi, menurut peraturan yang dikeluarkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.722/MENKES/PER/IX/1988, kalsium propionat termasuk salah satu dari 26 jenis bahan pengawet yang diizinkan pemerintah untuk ditambahkan ke dalam makanan dan minuman tapi dalam jumlah terbatas dan sewajarnya.  Jika kalsium propionat yang ditambahkan ke dalam roti berlebihan jumlahnya, dapat menimbulkan efek negatif juga seperti migrain (sakit kepala sebelah), merasa lelah dan lemas, tidak bisa tidur, dan juga bisa menyebabkan penyakit ADD (Attention Deficit Disorder) yaitu penyakit hilangnya konsentrasi.

Nah, ternyata banyak dampak negatif dalam mengonsumsi roti kan.  Tips dari gw, jangan mengonsumsi roti tawar putih terlalu sering, apalagi jika dikonsumsi setiap hari dan dalam jumlah yang besar.  Itu bisa merusak kesehatan.  Ada pepatah mengatakan 


'Lebih baik mencegah daripada mengobati'  


Jadi, lebih baik kita membatasi jumlah konsumsi roti daripada malah menimbulkan dampak negatif.  Mengonsumsi roti juga harus diimbangi makanan lainnya sehingga kebutuhan gizi tubuh tetap tercukupi.   

Mau tau makanan-makanan lain yang paling berbahaya di dunia?  Klik disini
Sekian dan terima kasih ^_^

Xoxo,

Angela

Kamis, 10 September 2015

Surat Dari Tamarin


Halooooooooooooooooooooo
Gue Tamarin salam kenalll
Gue temennya Angela dari kelas 7 muahmuahmuah
Apa yaaaaaaaa
Mau ramein blognya Angela aja aahhh





Kemaren tuh gua, dia, sama Wiwin abis lomba cerdas cermat di smak 5.
Selama 2 hari misi Angela disana cuma 1: kenalan sama anak perkap yang dia bilang ganteng.
Sampe detik terakhir gua pulang dia belom kenalan sama sekali. Kita cuma ketawa-ketawa di tengah lapangan ngeliatin si anak perkap kayak orang sarap. Bye ngel.

Jadi setelah 2 hari gua dan wiwin dipermalukan di smak 5 gara-gara rasa cintanya pada si anak perkap, akhirnya hari Rabu, 9 September 2015 17:35 WIB gua mendapat kabar dari line bahwa Angela akhirnya telah menyapa si anak perkap! Lovely.

Luka (baca:malu) yang disebabkan oleh kekalahan kita di lomba cerdas cermat pun hilang dalam benaknya menyisakan gua sendirian yang masih bersedih. Dia ngefly gua jatoh ke tanah. I hate you ngel. (Btw ini blog Angel ya guys jangan kebawa arus penulis)

Akan tetapi, meskipun begitu gua tetap bahagia melihat Angela yang telah melangkah one step closer pada cintanya. Semoga cepet-cepet ga jomblo lagi deh ngel biar kalo kita hang out ada cowonya. Miris.

Namun, ternyata diam-diam ada seorang lelaki yang pandangannya tidak lepas dari Angela. Dia adalah panitia lomba cerdas cermat. Ketika babak papan, 4 kelompok semua diberi papan lalu diberi pertanyaan secara bersamaan. Nah pertanyaan itu kebanyakan tentang fisika dan matematika. Karena Angela adalah dewi matematika yang turun dari langit ke-8, beraksilah dia di ruangan itu membuat sanur bangga. Pasalnya, ia hampir bisa menjawab 20 pertanyaan matematika dan fisika yang diajukan dalam waktu 40 detik/pertanyaan. Lantas hal tersebut langsung membuat panitia lomba cerdas cermat yang duduk di depan kita terpana oleh Angela. Gua bahkan sempat melihat gerak bibir lelaki ini mengatakan "Wah pinter banget nih anak" sambil tersenyum memandangi Angela. Betapa bahagianya pasti orang itu apabila berhasil kenalan dan mendapat line id nya Angela. Sayangnya, Angela tidak melihat keinginan orang tersebut. Hatinya hanya untuk anak perkap. 

Oke sekian testimoni gua mengenai Angela. Byeeeeeeeeeeeeeee guyssssssssssss:*

Kungjungi blog gua juga ya btw (gajahkubisaterbang.blogspot.com)

Xoxo,

Tamarin.

Minggu, 30 Agustus 2015

Teman-temanku(?)


Hai, di post kali ini, gw bakal cerita tentang temen-temen sekolah gw.  Hmm, di Sanur, banyak banget anak yg super duper aneh. Salah satu contohnya ya temen baik gw yg satu ini.  Namanya TAMARIN.  Dia juga punya blog loh... kunjungi ya di gajahkubisaterbang.blogspot.com

Nah, ini foto gw sama Tamarin pas kita kelas 7 (sekitar 5 tahun yang lalu).




Gw sekelas sama Tamarin mulai dari kelas 7, lalu berlanjut di kelas 8.  Anaknya pinter banget, lebih tepatnya sih JENIUS.  Hahaha.  Kita pernah membuat grup detektif gitu yang kata Tamarin sih setaraf FBI, nama grup kita ATM2 (baca: a te em kuadrat).  
Kepanjangannya Angela Tamarin Memecahkan Masalah. Jadi kalo ada teman2 yg lagi baca ini punya masalah yang harus segera diselesaikan, silahkan menghubungi kamii...

Lalu, kelas 10, gw juga sekelas lagi sama si Tamarin. Trus di kelas 12 ketemu lagi dehh.... wiii seneng banget rasanya hahahaha.  Kalau udah kumpul bareng Tamarin, seru banget deh, kita sering belajar bareng sambil bercanda.

Ya begitulah temen gw yg namanya Tamarin ini.  Karena namanya kepanjangan, biasa gw panggil dia Tam-tam.

Kalau yang satu ini, temen baik gw juga sampai sekarang dan masih berlanjut.  Namanya EVELINE.  Panggil aja 'Epin'.  Gw sekelas sama Epin 4 tahun berturut-turut.  Dari kelas 7 sampai kelas 10.  Baik banget anaknya, dia bisa ngertiin gw.  Lalu ada lagi nih, namanya WIWIN.  Gw sekelas sama Wiwin udah 3 tahun, dia juga baik banget dan paham banget lah tentang gw.  Nah, gw, Epin, dan Wiwin ini sering banget melakukan kegiatan bersama-sama.  Kita pernah pergi bertiga naik bus city tour cuma mau coba duduk di kursi atas, tapi akhirnya kami berkunjung ke Museum Gajah.  Nih, ada foto kami di Museum Gajah...



Dari kiri : Wiwin, Gw, Epin

Ohiya, Epin juga punya blog loh, kunjungi juga yaaa di eveline98.blogspot.com

Xoxo,

Angela


Rabu, 26 Agustus 2015

Sekilas Tentang Diriku


Halo, perkenalkan nama lengkap gw Ursula Angela Lesmono.  Kalo di sekolah, biasanya gw dipanggil Angela sama guru-guru.  Tapi, kalo sama teman-teman, gw biasa dipanggil Mono (<-- nama 'Mono' ini diciptakan sama best friend gw yang satu ini, namanya Intan, kata dia sih biar lucu aja dan lebih mudah diingat, kunjungi blognya dia juga yaa .........)
Tapi, kalo di rumah, gw dipanggil dengan nama panggilan 'Lala'. 
Hmm, itu nama dari kecil sih...

Gw lahir di Jakarta, 16 Maret 1998.  Gw sekarang masih duduk di bangku kelas 3 SMA, di SMA Santa Ursula Jakarta.  Di post ini, gw bakal cerita tentang gw sendiri.

Kalo ditanya, 'hobilu apa?', gw pasti akan jawab 'hobi gw membahagiakan orang lain'.  Kenapa?  Karena gw seneng banget kalau bisa membuat orang lain tertawa, bahagia, senang gitu.... haha

Hmm, hobi gw sampai sekarang ini ya bermain musik.  Kalau ada waktu senggang, gw suka bermain alat musik terutama piano.  Bermain musik juga banyak manfaatnya loh!  Bisa dilihat disini.

Btw, gw anak pertama dari 3 bersaudara.  Adek gw yang pertama namanya Agnes, sekarang kelas 1 SMA di Sanur juga.  Adek gw yang satu lagi namanya Louis, sekarang masih kelas 5 SD di TarQ 4.  



Dari kiri: Albert (sepupu gw), Agnes (adek gw), Gw ^_^

Louis (kedua dari kiri, depan) bersama teman sekolahnya


Kegiatan gw sehari-hari adalah menghabiskan waktu lebih banyak di sekolah dari pada di rumah.  Gw berangkat ke sekolah jam setengah 6 pagi, nyampe di sekolah kira-kira jam setengah 7.  Kenapa harus pagi-pagi?  Karena menurut penelitian, bangun pagi-pagi akan meningkatkan sifat optimis dalam menghadapi hari.

Mulai pukul 07.00 sampai 13.35, kegiatan pembelajaran di sekolah berlangsung.  Lalu, karena gw udah kelas 12, ada pelajaran tambahan setiap hari Senin sampai Kamis yang menyebabkan kita semua baru bisa pulang sekolah pada pukul 15.30.  Ditambah lagi perjalanan pulang yang memakan banyak waktu karena Jakarta ini tingkat kemacetannya sangat tinggi.  Jadi kira-kira, gw baru sampai di rumah jam 5 sore.  Lalu, seperti biasa, gw akan mengerjakan tugas-tugas dan belajar kalau ada ulangan untuk esok hari.

Keseharian itu diulang-ulang untuk setiap harinya, termasuk hari Sabtu dan Minggu.  Kalau sekolah di Sanur, hari Sabtu tetap masuk karena ada kegiatan humaniora dan bahasa asing.  Sedangkan hari Minggu, karena gw ikut BTA demi dapet PTN, jadi gw sekolah dalam 7 hari seminggu.  

Hmm, jadi beginilah kehidupan gw sehari-hari.  Gw sih tetap menikmati hari-hari yang super indah ini ^_^

Xoxo,

Angela


Pikachu